Minggu, 26 Mei 2013




Orang Suci

Dia merasa orang suci

Orang suci yang berada disekitar orang kotor

Ia melihat kotoran disetiap tubuh orang lain

Tanpa ia sadari sesungguhnya ia melihat kotoran di tubuhnya sendiri

Orang Suci

Kamis, 28 Februari 2013





Dulu, aku pernah menginginkan mati semuda mungkin
Aku merasa, hidup jelas untuk mati
Untuk apa berlama-lama hidup, menua, menikmati dunia yang kotor
Apalagi hidup dalam dunia yang penuh kemunafikan seperti ini
Menonton anjing memakan anjing
Kadang menonton pementasan sandiwara
Di mana-mana manusia menggunakan topeng
Mungkin manusia memang membutuhkan topeng
Kepalsuan

Aku juga pernah berpikir alangkah beruntungnya tidak pernah terlahirkan
Tidak tertipu oleh dunia, belum sempat mengenal dunia dan kebohongannya
Tapi, sudah nasibku terlahir ke dunia
Aku bisa apa? Itu bukan pilihan lagi

Tapi itu dulu, saat aku masih egois, saat aku masih memikirkan diri sendiri
Saat aku masih berpikir hidupku milikku seutuhya
Saat aku masih berpikir aku hidup hanya untukku sendiri
Saat aku merasa tak ada manusia yang membutuhkanku
Saat aku berpikir keputusanku hanya berpengaruh bagiku sendiri

Sekarang, mati bukanlah pilihan
Tapi, bagaimana aku hiduplah yang menjadi pilihan
Aku tak mau hidup hanya sekedar ada
Belum sempat melakukan apa-apa lalu mati
Baru melakukan sedikit hal berguna lalu usai, singkat, sedikit
Ini bukan masalah belum siap mati
Aku siap mati kapan pun, tapi mati lagi-lagi bukan pilihan

Aku ingin lebih banyak menyusuri hidup ditengah-tengah hingar bingar dunia
Aku ingin merasakan semua rasa yang ada di dunia
Aku ingin berjuang untuk korban-korban kemunafikan dunia
Berjuang dalam kemungkinan-kemungkinan terkecil
Berjuang untuk pengharapan yang terlanjur diemban
Sungguh bukan untuk diri sendiri, untuk mereka
Mereka yang mengharapkan hidupku
Mereka yang sebagian hidupnya adalah kehidupanku
Mereka yang kelak mungkin merasakan manfaatku
Mereka yang kelak mungkin bisa jadikanku lebih berguna
Sungguh, hidupku tak akan kumiliki sendiri

Begitulah cara hidup yang ingin aku pilih

Hidup lebih lama, kesempatan berguna bagi orang lain lebih lama lagi
Sampai aku menua, sampai aku tak berguna lagi
Matilah aku

Aku Tak Ingin Mati Muda

Sabtu, 23 Februari 2013




Tampaknya ia tak terbiasa sendiri
Ia selalu takut saat sendiri
Ia sering menyebutnya seperti penyakit
Sebuah penyakit yang membuatnya takut sendiri
Tapi kurasa ia kesepian
Sebelumnya, ia terbiasa bercanda bersama keluarga
Melewati hari penuh keramaian
Kehangatan dan keributan dari sembilan orang anak lelakinya
Bisa kubayangkan bagaimana ramainya waktu itu
Satu per satu anak lelakinya pergi meninggalkan rumah
Menemukan rumah sendiri dan bersama keluarga baru
Suaminya pun turut pergi meninggalkannya di rumah
Bukan untuk rumah baru, melainkan tempat peristirahatan terakhir
Anak lelaki terkecilnya pun sudah meninggalkannya
Sekarang ia benar-benar sendiri
Melewati hari-hari sepi

Saat Senja